Apakah Itu Presentasi?

Apakah Itu Presentasi?
January 14, 2020 No Comments Artikel,Public Speaking Support Upgradediri.Com

Presentasi merupakan  salah satu jenis  berbicara di depan umum yang paling banyak dilakukan. Dikatakan demikian karena presentasi sejatinya dapat dilaukan dalam berbagai tujuan pembicaraan public. Seorang mahasiswa yang sedang mendemonstrasikan karyanya di kelas adalah presentasi. Seorang penjual yang memperkenalkan produk-produknya kepada konsumen dalam sebuah lounching adalah presentasi. Bahkan, semua orang yang berbicara di depan umum pun disebut presentasi. Lalu, tahukah Anda apa itu presentasi?

Ditinjau dari undur kata, presentasi bermakna membicarakan, menghadirkan, mengusulkan, membahas, menerangkan, atau mempraktikan. Orang yang melakukan presentasi disebut dengan istilah presentator. Sesungguhnya, semua pembicara adalah presentator. Semua ahli pidato adalah presentator.

Semua jenis pembicaraan public yang akan dibahas selanjutnya adalah presentasi. Akan tetapi, presentasi kemudian mengambil bentuknya sendiri  dan membedakan dirinya dengan jenis-jenis pembicaraan yang lain. Ini  terjadi ketika presentasi dicirikan oleh hal-hal tertentu dimana ciri-ciri ini berbeda dengan jenis-jenis pembicaraan yang lain.

Seorang komentator sepak bola tidak bisa disebut sebagai presentor. Akan tetapi, seorang pembawa acara sepak bola (yang biasa dilakukan kaum perempuan) disebut presentor sepak bola. Seorang MC tidak bisa di sebut presentator, karena ia disebut sebagai pembawa acara.

Secara istilah, presentasi adalah suatu kegiatan berbicara di hadapan orang banyak atau salah  satu bentuk komunikasi. Presentasi merupakan kegiatan pengajuan suatu topic, pendapat, atau informasi kepada orang lain. Berbeda dengan pidato yang lebih dibawakan dalam acara resmi dan politik, presentasi lebih sering dibawakan dalam acara bisnis dan pendidikan (kuliah).

Tujuan dari presentasi bermacam-macam, misalnya untuk membujuk (dibawakan oleh wiraniaga), memberi informasi (dibawakan oleh seorang pakar), atau  untuk menyakinkan (dibawakan oleh orang yang ingin membantah pendapat tertentu). Agar pandai berpresentasi, orang sering kali belajar pada pakar presentasi atau pembicara terkenal. Para pembicara terkenal di Indonesia antara lain KH. Abdullah Gymnastiar, Tung Desem Waringin, Andrie Wongso, dan masih banyak lagi.

Keahlian berbicara di hadapan orang banyak merupakan hal yang sangat penting bagi siapa pun yang ingin maju. Banyak presiden, manager, wiraniaga, dan pengajar yang menjadi sukses dan terkenal lewat keahliannya berpresentasi. Berikut ini ciri-ciri yang membedakan presentasi dengan jenis-jenis pembicaraan yang lain:

1. Biasanya dilakukan secara formal. Umumnya, presentasi dilakukan secara formal. Keformalan presentasi ini di dapat Anda lihat pada beberapa contoh presentasi yang dilakukan tokoh-tokoh terkenal, seperti Steve jobs dalam presentasinya mengenai produk-produk Apple, Mario Teguh dalam presentasinya di acara Golden Ways, atau seorang mahasiswa yang mempresentasikan hasil karyanya di kelas. Semua itu dilakukan secara formal.

2. Biasanya disusun secara matang dan Presentasi masyarakat unsur-unsur ini termuat dalam materi yang dipresentasikan. Jadi, orang yang asal berbicara  kepada public tidak bisa disebut sebagai presentator. Kematangan dan   keterencanaan presentasi, yakni sejak menentukan  tujuan, pencarian bahan-bahan, hingga penetapan gambaran presentasi.

3. Biasanya sudah ditentukan waktu, tempat, dan materinya. Selain telah ditentukan terlebih dahulu waktu, tempat, dan materinya, presentator pun tidak hanya melakukan latihan satu kali, tetapi beberapa kali dalam rangka mempersiapkan presentasinya. Contoh, seorang mahsiswa yang diebri tugas mempresentasikan karya ilmiahnya di kelas, tentu telah dijadwalkan terlebih dahulu waktu, tempat, dan topic yang hendak dibicarakan. Begitu pula seorang professional yang hendak berbicara di depan public mengenai suatu produk perusahaan atau motivasi; waktu, tempatnya, serta materinya sudah ditentukan lebih dulu.

4. Biasanya dibantu dengan lat-alat peraga atau alat-alat bantu presentasi. Inilah yang membedakan presentasi dengan jenis Public Speaking lainya. Apa saja alat bantu presentasi itu? Materi ini akan  dibahas lebih detail pada bab khusus.

Baca juga : PENTINGNYA PUBLIC SPEAKING

 

5. Biasanya dipandu oleh seseorang Selain pemandu atau moderator, biasanya presentasi juga menghendaki adanya notulis. Biasanya, notulis  ini duduk di depan audiens, memegang pulpen (bisa laptop), dan menulis bagian-bagian penting dari presentasi. Akan tetapi, apabila kita menyaksikan acara diskusi di televise di mana  ada dua atau tiga orang membahas masalah tertentu dengan dipandu oleh pembawa acara, maka orang-orang ini tidak bisa disebut sebagai presentator. Contoh, sekawanan politisi yang berdebat sendiri dalam acara diskusi di televise yang hanya dihadiri oleh mareka plus moderator, tidak bisa disebut presentator.

6. Biasanya menghendaki adanya pihak lain sebagai sasaran presentasi. Pihak lain yang dimaksudkan dalam hal ini adalah audiens. Audiens mutlak diperlukan dalam sebuah presentasi. Mengapa? Sebab, tujuan dari presentasi adalah mempengaruhi, menyampaikan ide, dan lain-lain.

7. Biasanya diikuti dengan sesi Tanya jawab. Tidak ada presentasi yang tidak menyediakan waktu untuk Tanya jawab. Biasanya, sesi Tanya jawab berada di penghujung presentasi, yakni ketika presentator sudah menyampaikan seluruh materi presentasinya. Dan, sesi Tanya jawab ini menjadi kunci  keberhasilan seorang presentator dalam melakukan presentasi.

8. Biasanya memiliki tujuan dan target tertentu. Tujuan dan target juga menjadi hal yang membedakan presentasi dengan jenis-jenis Public Speaking yang lain. Tujuan dan target Presentasi sudah ditetapkan sebelum presentasi dilangsungkan. Pada hakikatnya, tujuan dan target presentasi mengendung dua pengertian, yakni pengertian dalam level kesuksesan dan keberhasilan membawa presentasi, serta pengertian dalam level kesuksesan dan keberhasilan dalam mempengaruhi audiens. Yang pertama berkaitan dengan seni berbicara, sedangkan yang kedua berkaitan dengan seni berbicara, sedangkan yang kedua berkaitan dengan perubahan  kognitif, afektif, dan psikomotorik audiens.

Ingin Meningkatkan Kemampuan Public Speaking
& Skill Presentasi Anda, Join Kelasnya disini
Tags

Leave a reply